Café yang notabene didesain untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya, ternyata juga menyimpan potensi besar untuk dikembangkan. Potensi yang dimaksud di sini merupakan sebuah dorongan terselubung untuk berinspirasi dalam konteks penulisan.
Kenapa penulisan? Karena banyak penulis terkenal bermula dari café. Karena banyak hasil karya tulis besar bermula dari café. Karena banyak masterpiece penerbitan bermula dari buku yang ditulis di café.
Fenomena J.K. Rowling
Contoh yang paling mudah dilihat tentu saja J.K. Rowling. Dari sebuah coret-coretan pada secarik kertas di sebuah café, ia bisa menghasilkan 7 buah buku yang tergabung dalam seri terlaris sepanjang masa. Hal itulah yang kemudian menempatkannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia! Karena buku-buku hasil tulisannya telah diterbitkan ke berbagai bahasa di dunia, serta telah difilmkan.
Fenomena penulis tersebut merupakan bukti nyata bahwa café memiliki potensi besar untuk menginspirasi orang agar menghasilkan karya tulis yang benar-benar keluar dari hati mereka. Keluar dari keinginan mereka terdalam. Keluar dari kejernihan pemikiran serta pengetahuan. Sebuah hasil karya tulis yang keluar karena cinta.
Dorongan Dan Acuan
Dorongan yang paling positif tentu saja melihat fenomena J.K. Rowling tersebut. Tapi bagaimana jika kita tidak tahu apa yang bisa kita tulis untuk mengikuti jejak J.K. Rowling tersebut? Tentu diperlukan dorongan lain agar kita bisa menghasilkan karya tulis a la café yang benar-benar sesuai dengan karakter kita.
Dorongan lain tersebut adalah dengan menambah kepekaan kita akan apa yang terjadi di café di saat kita sedang berada di sana. Kepekaan tersebut haruslah dilatih, serta dijalani agar kita mengetahui apa yang terjadi di sekeliling kita, di waktu yang sama dengan kita, meskipun tidaklah terlalu lengkap.
Dorongan untuk memiliki kepekaan akan apa yang terjadi, akan membuat inspirasi kita pun mengembang. Membuat pikiran kita menjadi jernih, terbuka, serta lebih banyak hal yang dapat kita terima, ambil, serap, dan menjadikannya sebuah karya tulis.
Lalu, ada acuan khusus?
Jawabnya sederhana saja, TIDAK ADA!
Kenapa?
Karena yang terpenting dalam menulis di café, adalah kemampuan kita untuk menyerap dan mengadaptasi lingkungan sekitar kita, dan menjadikannya landasan semangat dan juga kenyamanan untuk menghasilkan sebuah karya besar.
Jadi, siap untuk menulis di café?
Ikuti terus postingan di sini.
Kaitkata: acuan, Billy Koesoemadinata, cafe writing, dorongan, JK Rowling, menulis di cafe, motivasi, penulis